Rabu, 29 Oktober 2008

DANUP

Parade Surya Senja:PUASA TAK JADI RINTANGAN UNTUK TETAP BERSEMANGAT


Oleh : Bidlahta BPDE Prop. Jatim
Rabu, 17 September 2008
Sumber : Dinas Infokom JatimMeski bulan puasa, peserta kegiatan upacara penurunan bendera atau parade surya senja yang rutin diadakan Pemerintah Propinsi Jatim setiap tanggal 17 ini, tetap bersemangat. Terbukti, pada pelaksanaannya Rabu (17/9) sore sejumlah peserta upacara yang mayoritas berusia muda ini tetap menjalankan ibadah puasanya. Salah satu peserta, Retno dari SMA Kartika IV Surabaya mengatakan, untuk tampil pada event ini, dirinya harus mempersiapkan dengan berlatih setiap hari seminggu sebelumnya, dan latihannya dilakukan di bawah terik matahari. Meski demikian, Retno yang mempunyai pengalaman pertama tampil di event ini tidak sampaimembatalkan puasanya. Dikatakannya, tampil pada event ini merupakan suatu kebanggaan, sebab sebelum tampil, pihak panitia melakukan seleksi yang ketat terhadap peserta pelajar.Dan yang lolos seleksi merupakan peserta terbaik. “Dalam seleksi, syukur saya bisa lolos dan tampil hari ini,” katanya.Sama halnya yang dilakukan Rizky, siswa yang masih duduk di kelas 8 SMP Muhammadiyah 2 Surabaya ini, juga tidak sampai membatalkan puasanya. Ia mengatakan, tidak terlalu mengeluarkan tenaga banyak, sebab dirinya hanya tampil berbaris saat upacara berlangung. “Saya hanya tampil berdiri dan tidak teriak-teriak,jadi puasa tetap berjalan,” katanya.Sementara itu upacara penurunan bendera dilakukan tepat pukul 16.50. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Ir Rj Yogi Hendriadi MT. Komandan upacara berasal dari Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, Sulaeman dan Satriando.Peserta, terdiri dari 3 pleton siswa SMA Kartika IV Surabaya, 3 pleton SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, 2 pleton Gerakan Pramuka Gudep SMP Santa Agnes Surabaya, 2 pleton Drum band Gita Yuwana Bhakti SDN Tanah Kalideling V Surabaya, 2 pleton drum band Gita Pesona SD Negeri Bandelan 1 Bondowoso, 2 pleton Drum Band Gita Indra Suara SDN Kedungdoro V-310 Surabaya, serta 2 pleton drum band Gema Ababil MTs Negeri 1 Surabaya. Sedangkan tim penurun bendera berasal dari SMA Kartika IV Surabay a yang terdiri dari 16 siswa. Sementara atraksi drum band, terdiri dari Drum band Gita Yuwana Bhakti SDN Tanah Kalideling V Surabaya, drum band Gita Pesona SD Negeri Bandelan 1 Bondowoso, dan drum band Gema Ababil MTs Negeri 1 Surabaya. *(mlk)

Tidak ada komentar: